Bahan Bacaan: Rut 2: 1-23
Setiap kita
tentu pernah mengalami sebuah peristiwa kehidupan yang unik, baik keunikan yang
menyedihkan atau yang bahkan menyenangkan. Terkadang dibalik keunikan yang
tidak menyenangkan, tiba-tiba secara kebetulan ada berkat yang kita dapatkan
diluar pikiran, rencana bahkan nalar kita. Bagi kita, tentu ada banyak hal yang
terjadi secara kebetulan di luar rencana kita. Namun seperti apapun cara
pandang dan berpikir kita tentang sebuah peristiwa, apa yang nampak sebagai
kebetulan, ternyata Tuhan sedang bekerja dibalik semuanya itu. Kita diingatkan
bahwa apa yang kita anggap sebagai suatu kebetulan, sebenarnya bukanlah suatu
kebetulan, peristiwa tanpa sebab, tetapi Tuhan memang sedang mengerjakan
sesuatu dalam hidup kita. Oleh karena itu, amatlah baik jika dalam setiap rencana,
kita meminta pimpinan Tuhan. Dengan demikian, apapun peristiwa yang kita alami,
membuat kita dapat belajar memahami serta menghayati setiap kehendak Tuhan.
Bacaan kita hari ini kembali mengingatkan
kembali akan sebagian kisah kehidupan seorang wanita setia yaitu Rut. Suatu
saat Rut meminta ijin dari Naomi agar dapat memungut bulir-bulir jelai di
ladang gandum milik Boas. Sesungguhnya Rut tidak mengetahui tentang Boas, dia
hanya ingin bekerja memenuhi kebutuhan hidup mereka. Akan tetapi, peristiwa ini
sedang dalam rencana Tuhan bagi masa depan Naomi dan Rut. Perjumpaan dengan
Boas membuat Rut tidak hanya menerima kesempatan bekerja tetapi juga mendapat
perlindungan dari Boas dalam menjalani pekerjaannya itu. Semua ini terjadi
karena perhatian yang serius yang dimiliki oleh Rut dan ketulusannya serta
kesetiaannya kepada Naomi. Hal ini menunjukkan kepada kita bagaimana Allah
turut bekerja mendatangkan segala sesuatu yang baik dalam kehidupan.
Tantangan hidup yang kita alami karena suatu
keadaan yang sulit, dapat diubah oleh Allah menjadi suatu kesempatan bagi kita
untuk mendapatkan kesejahteraan di masa depan. Kuncinya adalah dua hal yang
dapat kita pelajari dari pribadi Rut, yaitu; pertama, Rut tetap memiliki
integritas sehingga tidak mau meninggalkan Naomi yang dengan begitu dia tetap
setia kepada Allah yang disembah keluarga besar Naomi. Kedua, Rut memiliki
ketulusan sehingga dengan kerendahan hati dia mau bekerja untuk kelangsungan
hidupnya dan Naomi. Mari kita menghayati kehidupan Rut beserta Naomi, yang pada
akhirnya kita akan memiliki dan menerapkan dua kebaikan dalam kepribadian Rut
dalam kehidupan kita. Maka kesejahteraan dari Allah akan dikaruniakan kepada
keluarga kita.
Melalui
cerita kehidupan Rut yang adalah contoh bagaimana Allah dapat mengubah kehidupan
dan membawanya ke arah yang telah Ia tentukan. Kita melihat penggenapan
rancangan sempurna dalam kehidupan Rut, sama-halnya dengan semua anak-anak
pilihanNya. Meskipun Rut berasal dari latar belakang keluarga yang tidak
mengenal Tuhan, bahkan keluarga penyembah berhala di Moab, namun pada saat menjumpai
Allah Israel, ia menjadi saksi hidup akan orang yang beriman kepada Allah.
Demikian juga disaat ia harus tinggal dalam kesederhanaan sebelum menikahi
Boas, ia percaya bahwa Allah setia dalam memelihara umat-Nya. Rut juga
merupakan teladan pekerja keras dan penuh kesetiaan. Kita tahu bahwa Allah
membalas setiap kesetiaan umat pilihanNya. Karena Allah tentunya akan memberi
upah kepada orang yang sungguh mencari dan percaya kepadaNya.Tuhan
memberkati kita. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar