Senin, 10 Februari 2025

BUKAN SUATU KEBETULAN

Bahan Bacaan: Rut 2: 1-23


Setiap kita tentu pernah mengalami sebuah peristiwa kehidupan yang unik, baik keunikan yang menyedihkan atau yang bahkan menyenangkan. Terkadang dibalik keunikan yang tidak menyenangkan, tiba-tiba secara kebetulan ada berkat yang kita dapatkan diluar pikiran, rencana bahkan nalar kita. Bagi kita, tentu ada banyak hal yang terjadi secara kebetulan di luar rencana kita. Namun seperti apapun cara pandang dan berpikir kita tentang sebuah peristiwa, apa yang nampak sebagai kebetulan, ternyata Tuhan sedang bekerja dibalik semuanya itu. Kita diingatkan bahwa apa yang kita anggap sebagai suatu kebetulan, sebenarnya bukanlah suatu kebetulan, peristiwa tanpa sebab, tetapi Tuhan memang sedang mengerjakan sesuatu dalam hidup kita. Oleh karena itu, amatlah baik jika dalam setiap rencana, kita meminta pimpinan Tuhan. Dengan demikian, apapun peristiwa yang kita alami, membuat kita dapat belajar memahami serta menghayati setiap kehendak Tuhan.

Bacaan kita hari ini kembali mengingatkan kembali akan sebagian kisah kehidupan seorang wanita setia yaitu Rut. Suatu saat Rut meminta ijin dari Naomi agar dapat memungut bulir-bulir jelai di ladang gandum milik Boas. Sesungguhnya Rut tidak mengetahui tentang Boas, dia hanya ingin bekerja memenuhi kebutuhan hidup mereka. Akan tetapi, peristiwa ini sedang dalam rencana Tuhan bagi masa depan Naomi dan Rut. Perjumpaan dengan Boas membuat Rut tidak hanya menerima kesempatan bekerja tetapi juga mendapat perlindungan dari Boas dalam menjalani pekerjaannya itu. Semua ini terjadi karena perhatian yang serius yang dimiliki oleh Rut dan ketulusannya serta kesetiaannya kepada Naomi. Hal ini menunjukkan kepada kita bagaimana Allah turut bekerja mendatangkan segala sesuatu yang baik dalam kehidupan.

Tantangan hidup yang kita alami karena suatu keadaan yang sulit, dapat diubah oleh Allah menjadi suatu kesempatan bagi kita untuk mendapatkan kesejahteraan di masa depan. Kuncinya adalah dua hal yang dapat kita pelajari dari pribadi Rut, yaitu; pertama, Rut tetap memiliki integritas sehingga tidak mau meninggalkan Naomi yang dengan begitu dia tetap setia kepada Allah yang disembah keluarga besar Naomi. Kedua, Rut memiliki ketulusan sehingga dengan kerendahan hati dia mau bekerja untuk kelangsungan hidupnya dan Naomi. Mari kita menghayati kehidupan Rut beserta Naomi, yang pada akhirnya kita akan memiliki dan menerapkan dua kebaikan dalam kepribadian Rut dalam kehidupan kita. Maka kesejahteraan dari Allah akan dikaruniakan kepada keluarga kita.

Melalui cerita kehidupan Rut yang adalah contoh bagaimana Allah dapat mengubah kehidupan dan membawanya ke arah yang telah Ia tentukan. Kita melihat penggenapan rancangan sempurna dalam kehidupan Rut, sama-halnya dengan semua anak-anak pilihanNya. Meskipun Rut berasal dari latar belakang keluarga yang tidak mengenal Tuhan, bahkan keluarga penyembah berhala di Moab, namun pada saat menjumpai Allah Israel, ia menjadi saksi hidup akan orang yang beriman kepada Allah. Demikian juga disaat ia harus tinggal dalam kesederhanaan sebelum menikahi Boas, ia percaya bahwa Allah setia dalam memelihara umat-Nya. Rut juga merupakan teladan pekerja keras dan penuh kesetiaan. Kita tahu bahwa Allah membalas setiap kesetiaan umat pilihanNya. Karena Allah tentunya akan memberi upah kepada orang yang sungguh mencari dan percaya kepadaNya.Tuhan memberkati kita. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar